Mojokerto (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mojosari, Husnul Khotimah, mengajak 150 anggota dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto serta perwakilan DWP dari berbagai kecamatan untuk bergerak bersama menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga dan masyarakat melalui sosialisasi ABTHree Mojo, Selasa (13/10/2026). Sebagai salah satu Wanita Inspiratif DWP Kemenag Kabupaten Mojokerto, Husnul memperkenalkan ABTHree Mojo sebagai aplikasi sekaligus gerakan pemberdayaan perempuan berbasis literasi digital, penguatan karakter, dan ketahanan keluarga. ABTHree Mojo merupakan akronim dari Action Bermanfaat Three Arenas, yang mengusung semangat Brain, Beautiful, and Behavior : mengembangkan kecerdasan dan wawasan, membangun keindahan akhlak serta kepribadian, dan membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Husnul menegaskan bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan, baik dalam membangun keluarga harmonis maupun menumbuhkan kepedulian sosial. “Perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Mari kita mulai dari diri sendiri, menguatkan pengetahuan, memperindah akhlak, dan membiasakan perilaku baik. Dari keluarga, kita bergerak untuk memberikan kemaslahatan bagi masyarakat,” ungkapnya. ABTHree Mojo memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana edukasi dan pendampingan untuk memperkuat literasi digital, membangun keluarga sakinah, serta berkontribusi dalam pencegahan perkawinan anak melalui akses informasi dan edukasi keagamaan yang bermanfaat.
Husnul menekankan bahwa teknologi bukan pengganti peran penyuluh agama maupun pendamping keluarga, melainkan sarana pendukung yang perlu diperkuat dengan dialog, pendampingan langsung, keteladanan, dan kolaborasi agar berdampak nyata dan berkelanjutan. Ia mengajak anggota DWP tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga penyebar literasi dan pelaku gerakan kebaikan di lingkungan masing-masing. “Dari kecerdasan lahir gagasan, dari keindahan akhlak tumbuh keteladanan, dan dari perilaku baik hadir kemaslahatan. Saya berharap gerakan ini menginspirasi semakin banyak perempuan untuk belajar, bergerak, dan memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya.
Mengusung tagline “Satu Aplikasi, Sejuta Literasi; Satu Gerakan Perempuan, Sejuta Dampak Kemaslahatan,” ABTHree Mojo diharapkan menjadi ruang belajar digital sekaligus gerakan kolaboratif perempuan untuk memperluas pengetahuan, menguatkan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, dan menebarkan kebaikan. Melalui kolaborasi anggota DWP dan berbagai unsur masyarakat, gerakan ini diharapkan berkembang secara berkelanjutan demi terwujudnya keluarga berkualitas dan masyarakat yang berdaya. Akses aplikasi : https://nnovva.my.canva.site/ab3mojo.
@dharmawanitakemenagkabmojokerto | @penyuluhagamaislam